Resmi Cesc Fabregas Gabung Bermain Bersama Monaco

Salah satu gelandang terbaik Cesc Fabregas akhirnya pergi meninggalkan klubnya Chelsea untuk bergabung bersama AS Monaco dengan status permanen. Lewat kabar resmi pihak Monaco telah memberikan kesetujuan bahwa Fabregas menandatangani kontrak berdurai tiga tahun hingga tahun 2022 mendatang. Pemain berusia 31 tahun ini dibeli Monaco dengan biaya 10 juta poundsterling dimana sang pemain akan menggunakan nomor punggung 44 dan menjadi anak asuh dari mantan rekan setimnya dulu di Arsenal Thierry Henry.

Memang masa depan soal rumor kepindahan Fabregas banyak sejak akhir desember kemarin. pemain asal Spanyol ini mengatakan bahwa bahagia menemukan klub yang bisa ia bela yaitu Monaco dan tentu akan menyenangkan bertemu rekan setimnya diarsenal menjadi pelatih yang sama-sama berkualitas. ia berharap dalam memberikan bantuan kepada tim yang akan ia bela dan sudah tidak sabar melakukan pertandingan perdananya bersama AS Monaco dimana akan bertemu Marseille pada minggu ini.

Fabregas sendiri tidak diragukan lagi kemampuan dimana dulu menimba ilmu dalam akademi Barcelona. dan pindah ke Arsenal pada tahun 2003 dan menjadi salah satu gelandang aktif yang berbakat dan kembali pindah ke Barcelona pada tahun 2011 dan banyak memperoleh gelar juara dan selama bermain tiga musim ia kembali lagi ke London dan berbagung bersama Chelsea dan pada tahun ini dirinya melanjutkan kariernya bersama AS Monaco.

Pemain MU Yang Berbahagia Kembali Saat Pemecatan Mourinho

Klub Manchester United saat kepergian Jose Mourinho membuat banyak fans merasa Berbahagia. Namun tidak hanya suporter yang berbahagia setelah terjadinya pemecatan pelatih Jose Mourinho tetapi ada beberapa pemain juga ikut berbahagia. Pemecatannya juga dilakukan karena hasil kurang bagus dan situasi diruang ganti yang semakin panas dan terpaksa harus mengakhirinya di Old Trafford selama masa kepemimpinannya 2,5 tahun sudah bersama MU. Berikut nama-nama pemain yang memang kurang dekat atau ada bermasalah dengan sang pelatih.

1. Paul Pogba
Merupakan pemain yang sudah pasti senang atas pemecatan Mourinho di MU. sebab sang pemain selalu mencoba keluar dari tekanan dan kesulitan untuk bisa menunjukkan peforma terbaiknya dibawah pelatih asal portugal tersebut. terbukti saat pergantian pelatih baru dirinya sudah mulai kembali ke peforma terbaiknya di Manchester United.

2. Anthony Martial
Merupakan pemain yang punya hubungan kurang bagus dengan Jose Mourinho. yang membuatnya nyaris saja pindah ke klub lain pada musim panas lalu dimana pemain berusia 23 tahun ini memang menunjukkan peforma bagusnya dimasa-masa terakhir Mourinho yang sukses mencetak tujuh gol di premier League.

3. Alexis Sanchez
Merupakan pemain MU yang menjadi bayang-bayang dimana peformanya diatas pelatih Mourinho jauh dari sewaktu bermain di Barcelona dan Arsenal. sebab pemain asal Chile ini mungkin tidak bisa melakukan gaya permain dan bisa saja hubungan antar kedua kurang baik yang menjadikan peforma menurun dan diharapkan dengan kepergiannya dapat mendongkrak kembali kualitas dan peformanya.

Prediksi Pertandingan Tottenham Vs Chelsea 9 Januari 2019

Pada pekan ini akan menghadirkan pertandingan seru antara Tottenham menjamu Chelsea di Wembley. dimana pada laga babak semifinal Carabao Cup yang tentu akan bersaing untuk melaju ke babak berikutnya. Untuk laga sebelumnya Tottenham yang mengalahkan Arsenal dengan skor 2-0 sedangkan The Blues berhasil mengalahkan Bournemouth dan mempertemukan mereka dalam laga nanti. Masing-masing pelatih bakal memutar otak untuk menerapkan gaya bermain yang sesuai dengan laga yang akan dimulai 9 Januari 2019 malam hari.

Pasukan Mauricio Pochettino tentu akan menurunkan beberapa pemain intinya untuk menahan serangan Chelsea sedangkan untuk pihak Maurizio Sarri pasti juga memainkan permainan biasa mereka untuk bisa mengalahkan Tottenham yang diperkirakan sususan pemain dalam laga ini

Tottenham (4-2-3-1): Hugo Lloris,Davinson Sanchez,Jan Vertonghen,Danny Rose, Serge Aurier,Eric Dier, Dele Alli ,Christian Eriksen,Victor Wanyama, Erik Lamela,Harry Kane

Chelsea (4-3-3): Willy Caballero,David Luiz,Antonio Rudiger,Marcos Alonso,Cesar Azpilicueta,N’Golo Kante,Mateo Kovacic,Willian,Eden Hazard,Ross Barkley,Alvaro Morata

Pastinya dalam lagi ini tuan rumah lebih bermain ofensif untuk mendapatkan kemenangan pada laga nanti malam. tapi Chelsea juga datang dengan siap untuk bisa menghindari kekalahan dengan kemungkinan bermain lebih bertahan dan mempertahankan agar untuk menjadikan modal untuk leg kedua nantinya. Prediksi skor akhir Tottenham 1-0 Chelsea.

Tidak Harus Besar Untuk Bisa Menjadi Kuat

Persaingan dari sebuah kompetisi sepakbola memang selalu diramaikan dengan tim-tim besar. Kiprah dan juga penampilan dari mereka selalu menjadi yang sangat ditunggu-tunggu. Pertandingan di antar kesebelasan besar itu pun selalu menjadi dari laga yang sangat paling menyita perhatian, selain dari laga antara tim-tim sekota ataupun yang sering juga disebut juga dengan derby. Derby d’italia di antara inter milan dan juga juventus, Der Klassiker antara tim Bayern Muenchen dan juga Borussia Dortmund, dan juga dengan El Classico antara Barcelona melawan tim Real Madrid adalah laga-laga yang sangat ditunggu pada Liga-liga dari top Eropa.

Tidak semuanya bisa dikatakan sebagai kesebelasan besar. Dari kesebelasan yang besar tidak dilihat dari lama nya mereka didirikan, tapi dari sebuah klub baru bisa dibilang besar dilhat dari sebuah sejarah prestasi dari yang mereka raih, dan pada akhirnya akan bertanding secara lurus dengan jumlah fans yang sangat banyak. Serie A juga memiliki AC Milan, AS Roma, Juventus, dan juga Inter Milan. La Liga juga memiliki Barcelona dan juga Real Madrid. Bunsdesliga memiliki Bayern Muenchen dan juga Borussia Dortmund. Di Inggris, EPL memiliki Arsenal, Liverpool dan juga Manchester City, sebagai kesebelasan yang punya sejarah dan juga basis penggemar yang sangat besar

Pada umumnya, sebuah yang besar akan selalu di anggap sesuai yang sangat kuat.

Harry kane Doakan City Bisa Mengalahkan Liverpool

Laga dari Manchester City versus dengan Liverpool pada Stadion Etihad, pada hari jum’at (4/1/2019) di sini hari WIB, tidak berubahnya seperti pertandingan yang penentuan gelar pada Liga Inggris musim ini. Sehingga menjadi tidak mengherankan jika duel kali ini mengundang banyak sekali perhatian dari kalangan.

Misalnya Harry Kane. Penyarang dari Tottenham Hotspur itu pun secara terang-terangan untuk memberikan dukungan pada City dan juga berharap pasukan dari Pep Guardiola ini mampu untuk memenangkan laga dari krusial ini.

Maklum saja, Liverpool hingga pekan yang ke 20 rekor yang sempurna alias masih belum terkalahkan dengan sangat rincian 17 menang dan juga tiga seri. Keberhasilan itu lah yang telah menempatkan mereka untuk berada pada posisi yang teratas di klasemen sementara Liga inggris dengan total raihan 54 poin.

Liverpool juga sempat unggul empat poin dari Spurs dan juga tujuh angka dari City. Kalau The Citizens ini mampu untuk memutus rantai kemenangan dari Si Merah, maka persaingan dari perebutan gelar di Liga Inggris ini semakin sengit.

“Kami juga ingin City menang dan juga bisa membuat jarak sedikit yang lebih dekat, tapi mungkin itu tidak ada di dalam kendali kami. Yang kami bisa lakukan adalah menjaga diri sendiri dan juga untuk bisa memenangkan pertandingan kami,” ujar dari Hary Kane.

Asa Yang Besar Manchester United Di tahun Anyar

Manchester United yang terus untuk menunjukkan perfoma yang cemerlang pada akhir tahun. Setan Merah ini seolah menunjukkan lagi dari legarangannya dengan bisa menyapu bersih dalam tiga pertandingan mereka pada Liga Inggris.

Pertama, Paul Paul Pogba dan juga teman-teman menang 5-1 atas dari Cardiff City. Setelah itu, untuk membungkam Huddersfield total skor 3-1.

Teranyar, Manchester United juga meraih poin yang sempurna setelah menang telak dengan total skor 4-1 saat menghadapi Bournemouth di laga pekan ke 20 Liga Inggris, Di Old Trafford, pada minggu 31 Desember 2018.

Menariknya, semua dari capaian ini justru telah di dapat setelah MU di tantangi oleh caretaker manajer Ole Gunnar Solskjaer. Tapi sebelumnya, manajemen dari Mu telah memecat Jose Mourinho dari bangku pelatih di akibatkan oleh penampilan mereka yang
tidak kunjung baik.

Bahkan, ditengarai oleh penyebab buruknya penampilan dari Manchester United gara retaknya hubungan dari Jose Mourinho dan juga para pemainnya. Tapi, pelatih yang berasal dari Portugal tersebut, telah menolak asumsi itu.

Sejak berakhirnya dua musim, hubungan dari Jose Mourinho dengan para pemain Manchester United Khusus nya Paul Pogba tidak ideal. Jose Mourinho juga diduga menyebut pogba adalah virus di ruang ganti dikarenakan dianggap tampil tidak maksimal.

Namun, kini penampiland ari Pogba sudah sangat terbalik 100 derajat. Dalam Tiga pertandingan terakhir Manchester United, pemain yang berasal dari Prancis ini, telah mencetak 4 gol dan juga 3 assist.