Tuntutan Aneh Dan Unik Dari Para Pesepak Bola Top Dunia

Ronaldinho

Tuntutan Aneh Dan Unik Dari Para Pesepak Bola Top Dunia
Sumber dari Line today

Setelah hengkang dari sebuah klub Brasil, Atletico Mineiro pada tahun 2014 silam, Ronaldinho ini akhirnya bergabung dengan grup Queretaro FC. Namun ia juga meminta tuntutan yang cukup gila kepada klub baru nya.

Pemain sepak bola yang legendaris itu pun telah menyiapkan daftar yang akan diberikan kepada direktur nya Quetaro pada saat menegosiasikan penandatangan nya yakni ia meminta fasilitas yang bisa di bilang sangat mewah.

Gervinho

Tuntutan Aneh Dan Unik Dari Para Pesepak Bola Top Dunia
Sumber dari Line today

Selama ia bernegosiasi kepada Hebei China Fortune setelah hengkang dari klub As Roma di tahun 2016, pemain dari Timnas Pantai ia juga meminta fasilitas yang mewah kepada klub asia tersebut.

Seperti Pantai pribadi, sebuah rumah yang sangat besar untuk keluarga nnya, 1 unit helipkopter dan juga tiker pesawat untuk bisa bepergian kemana saja Gervindo ingin pergi kembali ke asal negara nya pun menjadi sebuah tuntutannya.

Thomas Vermaelen

Tuntutan Aneh Dan Unik Dari Para Pesepak Bola Top Dunia
Sumber dari Line today

Siapa yang tidak kenal dengan seorang bek yang serba bisa dari Barcelona, Thomas Vermaelen ? Mantan dari penggawa Arsenal itu juga ternyata memiliki rahasia di setiap multitalenta dari yang dimiliki nya.

Bek dari Barcelona itupun memasukkan klausul didalam kontrak nya yang dimana dia akan mematok dengan biaya 100ribu euro (dengan jumlah Rp1,68 miliar) hanya bisa untuk menyetujui untuk bermain di posisi yang lain mana pun.

City Ganjar Sterling Dengan Sebuah Kontak Anyar

Rahemm Sterling yang telah menekan kontraknya yang baru besama dengan Manchester City. Memang sebuah apresiasi yang pantas untuk menilik perfoma dari pesepak bola yang berusia 23 tahun di Stadium Etihad.

Raheem Sterling berlabuh di Manchester City pada awal musim tahun 2015/2016 dengan jumlah mahar 49 juta pounds. Sebelum nya, pria kelahiran dari kingston, Jamaika, ini telah memperkuat tim Liverpool dengan lama tiga musim. Apalagi alasan nya kalau bukan untuk tantangan yang lebih besar, karier yang sangat menjanjikan, dan juga kepastian untuk merengkuh gelar prestisius.

Musim perdana nya ini Sterling bersama dengan The Citizens yang tergolong apik. Meskipun gagal untuk mengantarkan City jadi kampiun liga, perfoma dari Raheem Sterling tidak bisa di sepelekan begitu saja. Ia juga mampu merangkum 11 gol dan juga 10 assist pada semua kompetisi. Impresif Notula itu telah dilengkapi dengan sebuah trofi Piala Liga.

Di City, Sterling pun terus belajar dan juga berkembang. Pada musim yang ketiga. ia bermain jauh lebih efektif dan sangat tajam. Selain telah membukukan 23 gol dan juga 16 assist, Sterling ini berhasil memasukkan sebuah trofi Premier Leagui di tambah dengan Piala Liga di dalam Kabin City

Peningkatan kualitas yang telah ia alami tidak lepas dari sebuah perubahan cara gaya bermain. Sterling tidak hanya cuma piawai perusak bentuk pertahanan dari lawan lewat dribel dan juga kelincahan nya, tetapi juga tajam dalam menuntaskan serangan.

Pep Guardiola Tidak Suka Dengan Gol Penalti Hasil Dari Aksi Raheem Sterling

Manajer dari Manchester City, yaitu Pep Guardiola, teleh mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengejutkan perihal gol dari penalti yang berasal dari sebuah aksi Raheem Sterling. Pep Guardiola telah menegaskan, dirinya sangat tidak suka dengan gol itu.

Pep Guardiola Tidak Suka Dengan Gol Penalti Hasil Dari Aksi Raheem Sterling

Pep Guardian telah menganggap tidak seharus nya ada nya penalti. Hal itu berkaitan dengan laga di Manchester City Donetsk Shakhtar Kontra, pada Matchday ke 4 liga Champions 2018 sampai dengan 2019, di Stadium Etihad. Di hasil akhir, Manchester United yang telah menang dengan enal gol tanpa ada nya balas.

Hanya saja, salah satu di antara gol dari Manchester city menuai sebuah kontroversi, Gol itu pun terjadi di menit ke 24. yang berasal dari sebuah eksekusi penalti dari Gabriel Jesus.

Bukan soal hanya teknik menendang Jesus ini yang dari salah satu hal lain, tetapi kontroversi yang di pantik sebagai penyebabnya penalti. Dilihat dari tayangan ulang, Sterling jatuh bukan hanya karena pemain lawan. tetapi melakukan sebuah gerakan yang salah.

Raheem Sterling juga sudah mengakui jika memang dia tidak di sentuh oleh lawan dan jatuh kerena kesalahannya sendiri. Wasit Kassai Viktor telah membuat kesalahan. Pep Guardiola telah mengakui jika Manchester City tidak layat mendapatkan penalti.

“Kami kemudian juga menyadari hal itu memang bukan sebuah penalti. Kami tak sukan dengan mencetak gol dengan cara yang seperti itu.. Tetapi, Sterling tidak juga menyadari nya.

Hal Ini Bisa Menjadi Kunci Untuk Timnas Indonesia Atasi Singapura

Piala AFF 2018 ini akan segera bergulir di 8 November sampai dengan 15 Desember 2018. Indonesia berada pada grup B Thailand, Singapura, Fillipina dan juga Timor Leste.

Hal Ini Bisa Menjadi Kunci Untuk Timnas Indonesia Atasi Singapura

Singapura ini akan jadi lawan perdana dari Timnas Indonesia. Laga untuk melawan Singapura sendiri akan di gelar pada Jumat (09/11/18) di Stadium National, Singapura.

Singapura ini bukan lah lawan yang mudah untuk di kalahkan oleh tim indonesia. Di ajang kejuaraan Piala AFF sendiri di kedua negara ini sudah bertemu dengan jumlah tujuh kali.

Dari tujuah kali pertemuan itu, Singapura tetap unggul Head to Head dengan sebanyak empat kali mengalahkan tim Indonesia. Sedangkan Indonesia baru saja dua kali mengalahkan tim dari Singapura.

Namun begitu, peta dari kekuatan kali ini tentu nya berbeda. Indonesia juga memiliki peluang yang besar untuk bisa menang dengan Singapura karena berada di atas kertas, Timnas Garuda Indonesia memiliki skuat yang sangat lebih kompetitif.

Berikut ini bisa menjadi kunci untuk Indonesia mengatasi Singapura

-Kualitas Teknik
Irfan Jaya, Evan Dimas, Andik Vermansah, dan Hansamu Yama pada saat latihan bersama Timnas Indonesia juga jelang melawan Hongkong.

Dengan wilayah yang luas hanya dengan 707.1 km persegi dan juga penduduk dengan sekitar 5,5 juta jiwa, maka wajar saja jika kita menyebut bahwa untuk mencari pemain-pemain yang berbakat di singapura sangat lah sulit di bandingkan dengan indonesia.

Gagliardini Telah Curi Perhatian Di Laga Piatek vs Icardi

Internazionale Milan dan juga Genoa CFC telah menjadi duel adu yang bergensi bagi
penyerang para andalan masing-masing di dalam kebelasaan. Di Inter ada juga Mauro
Icardi ia sudah mencetak jumlah 6 gol di musim ini, Genoa juga memiliki Krzysztof
Piatek saat ini dengan 9 gol sejauh ini, berada di dalam posisi teratas di daftar
pencetak gol yang terbanyak di Serie A 2018/19

Gagliardini Telah Curi Perhatian Di Laga Piatek vs Icardi
Gagliardini Telah Curi Perhatian Di Laga Piatek vs Icardi

Pada laga yang telah di gelar di Giuseppe Meazza, hari sabtu (3/11) tersebut baik
Piatek maupun Icardi sama-sama tidak bisa menambah koleksi gol mereka. Iner Milan
sendiri juga memenangi laga dengan skor sebanyak 5-0.

Roberto Gagliardini telah mencuri banyak perhatian dengan dua gol, masing-masing pada
menit ke-14 dan juga ke menit 49. Untuk pertama kali di dalam karrier nya.
Gagliardini telah mencetak dwigol di dalam pertandingan Series A. Di dalam Laga yang
melawan Genoa ini sendiri adalah sebuah pertandingan ke 96 Gagliardini pada divisi
tertinggi biang sepak bola italia.

Tiga gol yang lain dicetak Matteo Politano (16), Radja Nainggolan (90+4), dan Joao
Mario (90+1).

Hasil pertandingan ini telah membuktikan bahwa keputusan dari Luciano Spalletti agar
tidak untuk memainkan Icardi tepat. Penyerang dari berkebangsaan Argetina ini di
istirahatkan untuk persiapan pertandingan melawan Barcelona. Piatek, pada saat itu,
hanya bermain selama 39 menit.

Sebelum Terjebak Di MU, Di Maria Hampir Bergabung AS Monaco

Mantan dari Direktur, AS Monaco, Campos Luis, mengungkapkan perjalanan dari karier sang Angel Di Maria. Ternyata pemain yang berasal dari Argentina itu hampir saja bergabung dengan AS Monaco.

 Sebelum Terjebak Di MU, Di Maria Hampir Bergabung AS Monaco
Sumber dari Line Today

Kejadiaan nya itu bermula dari saat ia berniat pindah setelah dari empat musim yang memperkuat Real Madrid. Pada di musim 2015/16, Di Maria pun akhirn ya telah memutuskan bisa berlabuh di Inggris setelah MU bayar dengan sebesar 75 juta Euro

Namun MU hanya bisa merasalan servis dari Di Maria selama satu musim saja. Pemain yang berasal dari Argentina ini tidak memiliki banyak hubungan yang baik kepada pelatih MU kalah itu, Van louis Gaal. Di Maria akhir nya pun untuk memilih pindah ke Ligue 1 bersama dengan PSG.

Luis Campos juga mengatakan bahwa Di Maria bisa saja ia pindah ke Ligue 1 lebih awal sebelum bergabung ke Paris Saint-German. Sebab, pada tahun 2014, Mereka sudah ada pembicaraan dengan pihak Di Maria dengan klub Ligue yakni AS Monaco yang memiliki proyek yang besar.

Luis Campos adalah seorang eks pemandu dengan bakat Real Madrid. Pada musim 2013/14, ia pindah ke AS Monaco sebagai jabatan direktur Teknik. Di saat itu , Luis Campos sangat ini mendatangkan Di maria Ke AS Monaco dan hal itu pun hampir saja menjadi kenyataan

Sehebatnya Mbappe, Aturan Klub Harus Tetap Dipatuhi

Di Ligue Le Classique 1 barangkali sudah tidak lagi bisa di sebuat sebagai Le
Classique. Karena begini. Nama dari Le Claasique itu di beri karena dua kontestan yang ada di sana, Paris Saint-Germain dan juga Olympique Marseille, adalah dua dari tim terkuat yang harus nya bisa saling mengalahkan. Tapi faktanya, Akhir-akhir ini hal tersebut masih belum pernah terjadi.

Terakhir kali nya Marseille menang atas Paris Saint-Germant adalah di tahun 2011. Pada saat itu, Paris Saint-Germant memang sudah jadi milik dari Qatar Sport Investment (QSI). Akan tetapi, mereka masih juga belum sekuat yang sekarang. Bahkan, pada musim di tahun 2011/12 itu yang jadi juara Ligue 1 bukan lah Paris Saint- Germant, melainkan tim dari kejutan bernama Montpellier.

Pada hari senin (29/10/2018) WIB, Marseille telah menelan kekalahan dari kedelapan dan sepuluh pertandingan terakhirnya yang menghadapi Paris Saint-German. Berlaga di Velodrome Stade, Payet Dimitri dkk, kalah dengan total skor 0-2.

Sebenar nya, Marseille tidak hanya bisa dibilang tampil cukup buruk pada laga tersebut. Dengan persentase telah menguasaan bola 46 persen, mereka juga mampu melepas jumlah 12 tembakan. Jumlah tembakan Marseille hanya itu berselisih satu dari semua total upaya yang terlah dilancarkan oleh tim tamu. Pendek kata, Marseille telah berhasil mengimbangi Paris Saint-Germant. Setidaknyam begitulah yang telah terjadi sampai pertandingan yang memasuki menit ke 62.

Maurizio Sarri Merindukan Sosok Eden Hazard

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri menggatakan bahwa diri nya sangat merindukan sosok pemain Belgia, Eden Hazard di bagian lini serang Chelsea. Saat ini Eden Hazard
sedang menggalami sebuah kejadian yaitu cedera pada di bagian punggung nya.

Eden Hazard sudah bisa di bilang sebagai pemain yang sangat berkualitas bagi The Blues (Chelsea) pada kompetisi musim ini. Enden Hazard menjadi pengatur serangan
di Chelsea. Di mana Eden Hazard sudah berhasil menggoleksi tujuh buah gol dan tiga assist dari sembilan kali pertandingan untuk Chelsea pada kompetisi musim ini.

Eden Hazard terpaksa harus absen pada pertandingan akhir pekan pasca menantang tim tuan rumah Burnley di stadion Turf Moor pada hari Minggu, (28-08-2018) Wib.
Eden Hazard mengalami insiden cedera pada punggung nya saat berhadapan dengan Manchester United hal tersebut harus membuat Eden hazard harus beristirhat dan
menonton pertandingan Chelsea di bangku penonton selama beberapa pekan.

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri mengklaim atas absen nya Eden Hazard di beberapa pertandingan ini cukup terasa bagi lini serang Chelsea,”Kalau bisa, saya secara
pribadi berharap ingin Eden Hazard bermain di setiap permain bersama Chelsea” Ujar Maurizio Sarri kepada media sepak bola.

Maurizio Sarri pun mengabarkan kepada teman teman media sepak bola bahwa Eden Hazard adalah pemain yang sangat spesial sehingga Eden Hazard mampu memberikan
kualitas permainan yang terbaik bagi lini serang Chelsea.

Maurizio Sarri Merindukan Sosok Eden Hazard

Pemain Real Madrid Akan Gantikan Posisi Ronaldo di EL Clasico

Pada pertandingan minggu ini akan mempertemukan raksasa spanyol Barcelona dan Real Madrid. Pertandingan akan dilakukan di markas besar Camp Nou. Madrid akan memainkan pertandingan El Clasico Tanpa Kedatangan Crstiano Ronaldo. dimana sekarang Ronaldo sudah bermain untuk Juventus yang dulunya sudah bermain sembilan musim bermain di Santiago Bernabeu memang dengan tanpa ada Ronaldo kubu Madrid mengalami penurunan peforma mereka yang sudah jarang mencetak gol. Jadi pada saat Bertamu ke Markas Barcelona diharapkan ada sejumlah pemain yang dapat mengisi lini yang ditinggalkan Ronaldo.

1. Isco
Merupakan playmaker asal negara Spanyol yang direkrut Madrid lima tahun lalu. Pada saat dilatih Zidane dirinya dapat cukup bermain banyak dan bisa menampilkan permainan terbaiknya. Pada saat di bawah pelatih sekarang dirinya sudah menjadi pemain yang matang dan siap diturunkan pada laga nanti dan diharapkan dapat mendokrak kinerja serang tim Real Madrid pada Laga El Clasico pertamanya.

2. Marco Asensio
Merupakan pemain yang didatangkan Real Madrid pada tahun 2014 ini mulai menunjukkan seorang pemain yang sangat produktif dalam melakukan cetak gol dan bisa menjadi pemain bintang masa depan Madrid. Pemain yang baru berusia 22 tahun ini diharapkan dapat mengganti posisi kosong Ronaldo sebab gaya bermainnya yang dapat melewati pemain dan langsung menendang dengan jarak cukup jauh diharapkan akan membuat lini belakang Barcelona Terancam.

3. Mariano Diaz
Merupakan pemain yang dikembalikan kemali untuk memperkuat Real Madrid musim panas ini. dimana sudah bersinar selama bermain di untuk Olympique Lyonnais musim lalu jadi pihak madrid yang membawanya dan diharapkan dapat bermain dan menjadi tim inti untuk skuat Real Madrid. Sekarang dirinya sudah mendapat banyak kepercayaan dalam pertandingan besar dimana pelatih Jullen Lopetegui harus menaruh kepercayaan kepadanya agar dapat menunjukkan peforma terbaiknya.

MU Sudah Terpuruk Di Era Kepergiaan Fergie

Jose Mourinho

Prediksiberhadiah.com РJurnalis darri media Daily Mail,Rob Draper  mengatakan jika Manchester United yang merupakan klub terbaik di Inggris dengan raihan 20 title Primer Leangue memang sedang dalam bahaya. Ia menerangkan jika apa yang di beritakan oleh media tentang keterpurukan klub saat ini tidak terlalu berlebihan ia justru menilai jika apa yang terjadi kepada United jelas lebih parah dari apa yang di beritakan oleh media selama ini. Ia menambahkan jika semenjak pensiunnya Sir Alex Ferguson dari kursi kepelatihan klub malah menjadi sebuah bencana.

Ya, bertandang ke kandang West Ham United, untuk mengahadapi mereka di lanjutan Priemer Leangue pekan ke-7, MU kembali tumbang dari klub asal London itu. Dari tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani, mereka hanya berhasil menang tiga kali, sekali imbang dan tiga kali lah. Teranyar kekalahan West Ham United dengan skor telak 3-1.

Dari laporan yang beredar jika Manchester United saat ini sedang mengalami perpecahan dimana karena hubungan sang pelatih dengan Paul Pogba yang kabarnya retak. Tidak hanya itu rupanya ada beberapa pemain yang membela kedua kubu sehingga terjadinya perpecahan yang mendalam. Pemain-pemain semacam, Anthony Martial, Erick Bailly besekutu Pogba untuk membuat Mourinho di pecat dari klub. Sementara pemain-pemain semacam, Maurane Fellaini,Nemanja Matic, Ander Herrera hingga Romelu Lukaku membela Mourinho.

Dengan berita yang terus di tersebar jika Mourinho merupakan biang keladi dari kekacauan tersebut, membuat Jurnalis yang juga seorang analisis sepak bola di Dailly Mail, Rob Draper tidak yakin.

”Saya pikir keterpurukan klub saat sudah di alami ketika kepergiaan Fergie. Ketika Moyes, lalu Van Gal mereka sudah mengalami hal itu. Idientitas mereka tidak ada sebagai pemain yang bermain di Manchester United. Lalu mental juara mereka juga tidak konsisten ini memang mengerikan.”