Jadwal Neraka 12 Hari Jadi Ujian Yang Sebenarnya Pelatih MU

Pelatih sementara Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer mendapatkan ujian terbesar sepanjang kalir kepelatihan nya di Old Trafford. Ole Gunnar Solskjaer harus menjallani jadwal yang sangat sulit dalam waktu selama 12 hari kedepan nya.

Manchester United akan berhadapan dengan klub asal Prancis, Paris Saint Germain dalam kompetisi Liga Champions, Klub asal Inggris, Chelsea dalam kompetisi Liga Piala FA dan klub asal Inggris, Liverpool dalam kompetisi lanjutan Liga Premier League pada bulan depan. Nasib Mamchester United pada tiga liga kompetisi sedang di
pertaruhakan di sana.

Tidak bakal mudah bagi Manchester United meraih hasil positif dengan mengingat kualitas klub sepak bola lawan. Akan tetapi, keberhasilan untuk meraih hasil
kemenangan akan memperkuat daya tawar untuk menjadi pelatih tetap untuk Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United.

Paul Pogba dan rekan rekan setim nya akan bertanding melawan klub asal Prancis, Paris Saint Germain dalam ajang kompetisi Liga Champions pada tanggal 12 Februari 2019. Terus, akan bertanding melawan Chelsea dalam ajang komeptisi Piala FA pada tanggal 18 Februari 2019. Dan akan melawan Liverpool di kompetisi lanjuran Liga Premier League pada tanggal 24 Februari 2019 ini.

Jadwal bertandingan ini sesungguh nya masih berlanjut pada bulan berikut nya. Manchester United di jadwalkan akan melakukan duel ke lag ke dua melawan Paris Saint Germain pada tanggak 6 Maret 2019. Selanjut nya pertandingan bersama Arsenal pada tanggal 10 Maret 2019 dan melawan Manchester City pada tanggal 16 Maret 2019 dalam kompetisi Liga Premier League.

Tidak Harus Besar Untuk Bisa Menjadi Kuat

Persaingan dari sebuah kompetisi sepakbola memang selalu diramaikan dengan tim-tim besar. Kiprah dan juga penampilan dari mereka selalu menjadi yang sangat ditunggu-tunggu. Pertandingan di antar kesebelasan besar itu pun selalu menjadi dari laga yang sangat paling menyita perhatian, selain dari laga antara tim-tim sekota ataupun yang sering juga disebut juga dengan derby. Derby d’italia di antara inter milan dan juga juventus, Der Klassiker antara tim Bayern Muenchen dan juga Borussia Dortmund, dan juga dengan El Classico antara Barcelona melawan tim Real Madrid adalah laga-laga yang sangat ditunggu pada Liga-liga dari top Eropa.

Tidak semuanya bisa dikatakan sebagai kesebelasan besar. Dari kesebelasan yang besar tidak dilihat dari lama nya mereka didirikan, tapi dari sebuah klub baru bisa dibilang besar dilhat dari sebuah sejarah prestasi dari yang mereka raih, dan pada akhirnya akan bertanding secara lurus dengan jumlah fans yang sangat banyak. Serie A juga memiliki AC Milan, AS Roma, Juventus, dan juga Inter Milan. La Liga juga memiliki Barcelona dan juga Real Madrid. Bunsdesliga memiliki Bayern Muenchen dan juga Borussia Dortmund. Di Inggris, EPL memiliki Arsenal, Liverpool dan juga Manchester City, sebagai kesebelasan yang punya sejarah dan juga basis penggemar yang sangat besar

Pada umumnya, sebuah yang besar akan selalu di anggap sesuai yang sangat kuat.

Harry kane Doakan City Bisa Mengalahkan Liverpool

Laga dari Manchester City versus dengan Liverpool pada Stadion Etihad, pada hari jum’at (4/1/2019) di sini hari WIB, tidak berubahnya seperti pertandingan yang penentuan gelar pada Liga Inggris musim ini. Sehingga menjadi tidak mengherankan jika duel kali ini mengundang banyak sekali perhatian dari kalangan.

Misalnya Harry Kane. Penyarang dari Tottenham Hotspur itu pun secara terang-terangan untuk memberikan dukungan pada City dan juga berharap pasukan dari Pep Guardiola ini mampu untuk memenangkan laga dari krusial ini.

Maklum saja, Liverpool hingga pekan yang ke 20 rekor yang sempurna alias masih belum terkalahkan dengan sangat rincian 17 menang dan juga tiga seri. Keberhasilan itu lah yang telah menempatkan mereka untuk berada pada posisi yang teratas di klasemen sementara Liga inggris dengan total raihan 54 poin.

Liverpool juga sempat unggul empat poin dari Spurs dan juga tujuh angka dari City. Kalau The Citizens ini mampu untuk memutus rantai kemenangan dari Si Merah, maka persaingan dari perebutan gelar di Liga Inggris ini semakin sengit.

“Kami juga ingin City menang dan juga bisa membuat jarak sedikit yang lebih dekat, tapi mungkin itu tidak ada di dalam kendali kami. Yang kami bisa lakukan adalah menjaga diri sendiri dan juga untuk bisa memenangkan pertandingan kami,” ujar dari Hary Kane.

Asa Yang Besar Manchester United Di tahun Anyar

Manchester United yang terus untuk menunjukkan perfoma yang cemerlang pada akhir tahun. Setan Merah ini seolah menunjukkan lagi dari legarangannya dengan bisa menyapu bersih dalam tiga pertandingan mereka pada Liga Inggris.

Pertama, Paul Paul Pogba dan juga teman-teman menang 5-1 atas dari Cardiff City. Setelah itu, untuk membungkam Huddersfield total skor 3-1.

Teranyar, Manchester United juga meraih poin yang sempurna setelah menang telak dengan total skor 4-1 saat menghadapi Bournemouth di laga pekan ke 20 Liga Inggris, Di Old Trafford, pada minggu 31 Desember 2018.

Menariknya, semua dari capaian ini justru telah di dapat setelah MU di tantangi oleh caretaker manajer Ole Gunnar Solskjaer. Tapi sebelumnya, manajemen dari Mu telah memecat Jose Mourinho dari bangku pelatih di akibatkan oleh penampilan mereka yang
tidak kunjung baik.

Bahkan, ditengarai oleh penyebab buruknya penampilan dari Manchester United gara retaknya hubungan dari Jose Mourinho dan juga para pemainnya. Tapi, pelatih yang berasal dari Portugal tersebut, telah menolak asumsi itu.

Sejak berakhirnya dua musim, hubungan dari Jose Mourinho dengan para pemain Manchester United Khusus nya Paul Pogba tidak ideal. Jose Mourinho juga diduga menyebut pogba adalah virus di ruang ganti dikarenakan dianggap tampil tidak maksimal.

Namun, kini penampiland ari Pogba sudah sangat terbalik 100 derajat. Dalam Tiga pertandingan terakhir Manchester United, pemain yang berasal dari Prancis ini, telah mencetak 4 gol dan juga 3 assist.

Sarri Minta Hazard Putuskan Masa Depannya

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri menuntut pemain berposisi winger, Eden Hazard untuk segera memutuskan mada depan nya.
Maurizio Sarri ining segera menyelesaikan masalah ini tentang masa depan Eden Hazard.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Eden Hazard menjadi salah satu pemain incaran utama Real Madrid. Sang pemain berposisiwinger, Eden Hazard juga sempat menggatakan soal ketertatikan nya untuk bermain bersama klub sepak bola raksasa Spanyol,Real Madrid.

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri sempat mengatakan bahwa diri nya tidak akan menghalangi jalan Eden Hazad jika ingin hengkandari Chelsea. Tetapi, pemain asal Belgia yang sudah berusia 27 tahun ini sempat mengklaim ingin memastikan masa depan nya
ketika pada akhir musim ini berakhir.

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri tidak sependapat dengan Eden Hazard. Mauruzio Sarri ingin pemain asal Belgia itu segeramenentukan masa depan nya dan tidak mengulur ulur waktu terus menerus.

“Pada saat ini saya secara pribadi tidak tahu tentang masa depan nya Eden Hazard, tetapi ini saat nya buat Eden Hazard untukmemutuskan pilihan nya,” ujar pelatih Chelsea, maurizio Zarri yang di lansir oleh Soccerway.

“Saya hanya lah pelatih Chelsea dan saya bukan lah presiden club Chelsea, saya secara pribadi tidak bertanggung jawab samasekali atas bursa tranfer pemain. Tetapi, saya ingin berbincang bincang dengan Eden Hzard tentang posisi di lapangan.tetapi, saya rasa kita harus menyelesaikan terlebih dahulu tentang masa depan sang pemain bintang tersebut,” Ujar Maurizio
Sarri menambahkan.