Sarri Akan Bawa Koulibaly Ke Chelsea

Calon pelatih bariu Chelsea Maurizio Sarri di beritakan sangat serius untuk mendatangkan  bintang Napoli Kalidou Koulibaly seharga 88 juta poundsterling sebagai penandatangannya pada musim panas nanti.
Bek tengah berusia 27 tahun ini saat ini bersama Senegal di Piala Dunia di Rusia dan akan menjadi sorotan oleh para klub top eropa.

Maurozio Sarri sendiri memang sangat tahu kualitas dari mantan anak asuhnya di Napoli, musim yang lalu Bek berusia 27 tahun tersebut merupakan defender terbaik di Serie A.

Sarri menjadi salah satu pelatih yang akan menggantikan Antonio Conte di London Barat, setelah Chelsea mencapai kesepakatan senilai 5 juta poundsterling dengan Napoli.

Menurut Daily Goal, Sarri telah mengidentifikasi Koulibaly sebagai target transfer utama setelah menghabiskan tiga musim bersama di Stadio San Paolo.

Koulibaly memiliki kontrak dengan I Partenopei hingga 2021, tetapi telah berulang kali dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Premier.

Chelsea gagal memikatnya ke Inggris pada tahun 2016, sementara Arsenal dilaporkan berlomba untuk membawa bintang Senegal ke Emirates.

Dan calon pelamar akan terus mengawasi Koulibaly ketika The Lions of Teranga menghadapi Jepang dalam pertandingan Grup H PD 2018  dini hari nanti.

Tetapi diyakini bahwa Chelsea memimpin perlombaan untuk mengontraknya, dengan pemain yang menyukai mantan manajer Sarri.

Berbicara tentang pria berusia 59 tahun, Koulibaly memberi tahu Il Messaggero: “Dia menemukan saya kembali, dia memberi saya kepercayaan diri. Dia benar-benar genius, dia melihat hal-hal yang tidak dilihat orang lain.

“Dia membuat Anda memahami bagaimana sepakbola itu dan tidak dapat diprediksi. Dia seorang pahlawan.


“Setiap pertanyaan yang Anda ajukan kepadanya, dia selalu memiliki jawaban, dan itu selalu benar. Dia membantu Anda untuk berpikir sebagai tim dan bukan sebagai individu.

“Ketika dia tiba dia mengatakan kepada saya: ‘Lakukan apa yang saya katakan dan kamu akan menjadi pemain penting’. Saya mencoba, tapi saya tahu saya masih bisa berkembang. Singkatnya, dengan Sarri, sepakbola adalah matematika.” ungkap Koulibaly.