Jamie Vardy : Timnas Inggris Seperti Renkarnasi Leicester City 2015

Timnas Inggris akan menjalani pertandingan Piala Dunia melawan Tunisia pada Kamis (15/6) dinihari. Mereka akan bertanding dalam laga perdana di fase grup G.

Bomber Timnas Inggris yakni Jamie Vardy mengatakan jika ia melihat skuat Inggris seperti Renkarnasi Leicester City pada 2015-2016 yang lalu yang berhasil menjurai Liga Primer Inggris secara mengejutkan.Tak lupa Vardy menyebutkan jika skuat yang dimiliki oleh timnas Inggris memiliki semangat juang yang hampir sama dengan Leicester City pada tiga musim yang lalu apalagi dengan tim yang menyatu satu sama lain.

Vardy kembali menambahkan jika yang menjadi sangat mirip antara Leicester dan Inggris adalah eksepasi yang rendah mengingat  pada musim 2015 yang lalu mereka berhasil menjurai Primer Leangue dengan sangat mengejutkan, padahal musim sebelumnya mereka merupakan tim debutan yang baru promisi di ajang EPL.

Dan bagi Vardy jika skuat Inggris sangat mirip dengan Leicester yang tampil tanpa beban dan ekspetasi yang tinggi.Dengan demikian tim akan bermain dengan rasa percaya tinggi tanpa tekanan maupun beban.

Sebenarnya tidak hanya Vardy yang mengungkapkan hal itu, sebelumnya rekan setimnya di Inggris, Jordan Henderson juga mengungkapkan jika The Three Lions harus belajar banyak dengan klub yang bermarkas di King Power tersebut.

”Benar benar sangat mirip, saya terkejut jika membayangkannya.  Kami benar benar sangat dekat satu dengan lainnya. Saling bercanda di tempat latihan dan itu merupakan hal yang amat bagus.” ungkapnya.

”Tapi itu mungikin cerita dimasa lalu, kami harus menjadi tim yang memiliki semangat juang, dan saya pikir kami merupakan Renkarnasi dari Leicester City pada saat ini.” tutur penyerang Leicester City tersebut.

Timnas Inggris Telah Terbang Ke Russia Pada Hari Ini

Para pemain timnas Inggris sudah siap untuk  tinggal landas dalam jet pribadi mewah untuk penerbangan 1.300 mil ke St Petersburg Russia, menjelang turnamen Piala Dunia 2018.
Three Lions melakukan perjalanan dengan 62 penumpang dalam jet mewah yang di berikan oleh negara dan dapat mencatat lebih dari 9.000 mil jika mereka mencapai final Moskow pada 15 Juli mendatang.

INGGRIS sendiri yang di pimpin oleh  Gareth Southgate di papan saat mereka terbang ke Rusia untuk mencari kemenangan di Piala Dunia.

Bos The Three Lions telah memberi tahu bintang-bintangnya untuk membuat bangsa itu bangga dan mengirim orang ke pekerjaan sambil tersenyum musim panas ini.

Dan mereka tidak terlihat membawa banyak beban mental ketika mereka menyeringai ke pesawat di bandara Birmingham.

Sebelumnya mereka mengenakan pakaian P & M senilai 413 poundsterling untuk foto resmi, tetapi para pemain meninggalkan St George’s Park dengan tracksuits untuk terbang ke Repino, 45 menit berkendara dari St Petersburg, di mana mereka akan bermarkas sementara di Rusia.

Hotel ClubRestMix yang dirubah yang menunggu mereka tampak sederhana dengan standar gemerlap tempat bintang miliarder Inggris terbiasa.

Hotel 104-an-malam yang terisolasi ini telah dijadwalkan dalam ulasan tamu, yang mengklaim itu kotor, memiliki makanan yang buruk dan kolam renang “kimiawi”. Tidak diragukan lagi, mereka akan ditarik untuk menggaruk waktu untuk tinggal sementara..

Anak asuhan Southgate sendiri akan berlatih di Stadion Spartak Zelenogorsk, yang digunakan untuk turnamen lokal tetapi sekarang menjadi tempat permanasan asli yang dipasang untuk kedatangan Inggris.

Stadion kecil ini biasanya digunakan untuk turnamen lokal dan memiliki dinding setinggi enam kaki di sekeliling perimeternya, yang telah ditingkatkan menjadi 13 kaki untuk menjaga taktik mereka menjauh dari mata-mata oposisi.

Fasilitas pelatihan hanya 15 menit berkendara dari hotel  tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan waktu yang dapat mereka hadapi jika mereka memiliki jalan yang baik di turnamen.

Jika Inggris mencapai final di Moskow pada 15 Juni, mereka akan mencatat lebih dari 9.300 mil,  setara dengan perjalanan dari London ke Australia.

Mereka akan terbang lebih dari 1.300 mil untuk menghadapi Tunisia di Volvograd pada hari Senin sebelum kembali ke St Petersburg, kemudian menempuh jarak lebih jauh 1.151 mil untuk menghadapi Minnows Panama di Nizhny Novgorod pada 24 Juni.

Inggris akan datang melawan bintang-bintang yang bermain di Liga Primer Inggris seperti  Eden Hazard, Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku dalam pertandingan terakhir Grup G mereka di Kaliningrad, lebih dari 1.000 mil dari St Petersburg, pada 28 Juni.

Jika mereka menghindari bencana dan lolos dari grup mereka, mereka akan menghadapi bentrokan 16 besar dengan salah satu dari Kolombia, Polandia, Jepang atau Senegal baik di Moskow atau Rostov.

Ketika mereka menuju ke turnamen, Southgate ingin para pemainnya memberi para pendukung perjalanan nilai tertentu untuk ratusan pound yang mereka keluarkan untuk mengikuti tim mereka.

Southgate mengatakan  b: “Jika kami bermain dengan senyum di wajah kami, kami menikmati sepakbola kami dan menikmati berada di turnamen, maka kami akan mendapatkan hasil.

Hazard : Kami Hanya Memikirkan Juara

Kapten Timnas Belgia, Eden Hazard mengungkapkan jika dirinya amat bangga dengan timnnya yang akan bermain di ajang Piala Dunia Russia pada pertengahan juni mendatang. Tapi ada sebuah kabar yang mengatakan jika Belgia merupakan tim dengan generasi emas yang luar biasa, mengingat memang benar dari segi pemain dari penjaga gawang hingga penyerang Belgia memang memiliki pemain kelas wahit yang membela klub besar top eropa.

Terdapat nama nama beken di antaranya penyerang Romelu Lukaku, Thibaut Courtois sebagai kiper, Kevin De Bruyne dan Hazard sendiri. Tidak hanya mereka masih banyak pemain pemain yang bermain di klub besar dan bersinar bersama klubnya masing masing.

Namun bagi sang kapten yakni Hazard ia menegaskan jika kata Generasi Emas tidak ada artinya jika tim yang ia pimpin harus gagal di turnamen Piala Dunia tahun ini. Dan kata generasi emas sendiri akan terhapuskan bagaikan debu tak tesisa dan tak terlihat.

‘’Kami mengetahui kualitas kami, dan kami merupakan pemain yang sangat bagus, tidak hanya itu kami juga bermain di pertandingan yang sangat besar seperti di Inggris, Italia dan Spanyol. Jadi kami tahu bagaimana bermain sepak bola untuk tim ini.’’ ucapnya.

Menang Harga Mati

Ketika di mintai keterangan mengenai timnya yang di sebut merupakan generasi emas, Hazard justu mengingatkan kembali Piala Dunia di masa lalu.

‘’Oke mengenai generasi emas, di masa lalu ketika itu 10 hingga 15 tahun yang lalu Inggris dengan generasi emasnya juga meraja rela tapi mereka tidak memanangkan satu pun trofi.

Menurut Hazard sendiri yang terpenting bagi sebuah timnya adalah bagaimana mendapatkan gelar juara dari pada terus memikirkan julukan yang di berikan orang banyak untuk timnnya.

‘’Sekarang kami hanya memikirkan bagaimana bisa sampai ke final dan mendapatkan gelar juara, dan semua orang Belgia hanya ingin kami untuk mendapatkan gelar juara, dan kami merupakan generasi emas jadi kami hanya ingin mendapatkan sesuatu yaitu gelar juara.’’ ucap sang pemain.

 

Tak Mau Sama Dengan Inggris

 

Hazard sendiri kembali menambahkan jika timnya tak mau di samakan dengan The Three Lions Inggris.

‘’Kami jelas berbeda dengan Inggris, namun kita akan melihatnya.Dan tentunya kami akan sangat bersemangat di ajang Piala Dunia tahun ini.’’

‘’Kami akan bermain dalam 10 hari mendatang di Russia, jadi persiapan tim sendiri berjalan baik, kami hanya ingin bermain dan terus menang dalam sebuah pertandingan.’’ tutup penyerang Chelsea tersebut.