Rooney Dukung Inggris Di Piala Dunia

Legenda Timnas Inggris, Wayne Rooney meminta negaranya untuk memiliki semangat bak baja untuk bertarung di Piala Dunia 2018, pasalnya ini merupakan kesempatan yang sangat tepat untuk menjuarai ajang ini mengingat skuat yang di miiliki mereka benar benar sangat bagus.

Pemain pencetak gol terbanyak Inggris ini mengungkapkan jika Inggris yang sekarang jauh lebih menarik dari pada beberapa tahun silam.

”Mereka telah menarik, muda, energi besar, bermain dengan banyak kebebasan’’’

Mengingat tim tim besar seperti Jerman, Portugal, Spanyol dan Argentina semua tersingkir dari turnamen ini  sementara tim Gareth Southgate berada di sisi sangat mudah.

Rooney, yang menjadi pencetak gol terbanyak di Inggris setelah mencetak 53 gol dalam 119 pertandingan, diminta di DC United untuk mengungkapkan jika pihaknya harus memimpikan kemenangan jika mereka mengalahkan Kolombia malam ini.

“Saya pikir kita harus bermimpi sekarang.”

Rooney, yang pensiun dari sepak bola internasional Agustus lalu, sangat gembira dengan cara Southgate membuat tim ini bermain dengan menyerang.

Dia menambahkan, “Mereka bagus. Mereka punya banyak potensi.’’

“Mereka telah menyenangkan, muda, energi besar, bermain dengan banyak kebebasan’’.

“Saya hanya berharap Gareth memungkinkan mereka melakukan itu di pertandingan ini melawan Kolombia dan tidak mungkin berpikir itu adalah pertandingan sistem gugur Anda harus menahan diri sedikit.’’

“Biarkan mereka bermain. Saya pikir mereka menikmati kebebasan itu. Mereka mengekspresikan diri.’’

“Saya pikir kadang-kadang jika Anda mengambil sedikit dari itu mungkin menyakiti kita, tetapi saya akan mengatakan membiarkan mereka bermain dan membiarkan mereka terus berlanjut.”

Rooney pindah ke Major League Soccer secara gratis setelah Everton memutuskan untuk tidak memperbarui kontraknya.

Berbicara dari ibu kota AS, ia menambahkan: “Ini awal, tapi apa pun yang terjadi sekarang di Piala Dunia ini, Saya pikir [penggemar dan media] harus berada di belakang para pemain ini.’’

“Saya mengatakannya dua tahun yang lalu ketika saya menjadi kapten tim, beri anak-anak ini sedikit waktu, karena saya telah melihat kualitas dan kemampuan yang mereka miliki.’’

“Dan, sekali lagi, setelah turnamen ini, apa pun yang terjadi sekarang, dapatkan di belakang mereka, karena dalam waktu dua tahun, empat tahun, mungkin itu adalah dukungan yang membantu mereka melanjutkan dan memenangkan piala itu.”

Wayne Rooney Resmi Hijrah Ke MLS

Wayne Rooney resmi tinggalkan Inggris untuk hijrah ke MLS untuk bergabung bersama DC United.Mantan penyerang Manchester United itu di dapatkan dari Everton dengan gratis usai The Toppies memutus kontrak sang pemain.

Mantan bintang Inggris telah mengakhiri masa masanya di Liga Premier dan akan melakukan tantangan baru di MLS.

Mantan kapten Manchester United itu mendarat di Bandara Washington Dulles pada Kamis, siap untuk menandatangani kontrak dengan pihak ketiga selama setengah tahun dengan pihak MLS.

Pemain berusia 32 tahun itu diberikan visa dan izin kerja untuk bermain di Amerika, dengan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris yang diharapkan untuk bergabung dengan rekanmrekan setimnya yang baru di pelatihan pekan depan.

Dan istri Coleen bisa bergabung dengan suaminya di Washington selama tiga setengah tahun ke depan.

Tapi Rooney harus menunggu untuk melakukan debutnya, karena jendela transfer Stateside tidak terbuka hingga 10 Juli, yang berarti dia tidak dapat secara resmi terdaftar sebagai bintang baru DC United sampai saat itu.

Dia akan melewatkan pertandingan melawan New England Revolution dan LA Galaxy, yang terakhir yang memiliki mantan rekan satu timnya  Ashley Cole dan Zlatan Ibrahimovic yang membela LA Galaxy.

Rooney malah akan diharapkan untuk melakukan debutnya untuk klub ibu kota melawan Vancouver Whitecaps.

Langkah itu mengakhiri berbulan-bulan pembicaraan dan spekulasi kepindahannya ke Amerika.

Rooney meninggalkan Manchester United sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka 12 bulan lalu, tetapi kembalinya dia ke klub masa kecilnya telah membuatnya pindah ke Amerika untuk tantangan baru.

Dia bergabung dengan beberapa mantan pemain internasional Inggris untuk pergi ke Amerika Serikat, dengan Steven Gerrard dan Frank Lampard yang sebelumnya bermain untuk LA Galaxy dan New York City.