Jurgen klopp Merasa Kecewa Adanya VAR Sebab Tidak Membatalkan Gol MU

Manajer Liverpool yang bernama Jurgen klopp saat ini tengah frustasi dengan VAR pada Liga Inggris saat mereka melawan Setan merah di Old trafford pada hari minggu kemarin.

Liverpool saat ini harus merasa puas dengan skor yang seri 1-1 pada pertandingan ini. Tim tamu telah mencuri angka yang sesudah Adam Lallana yang telah membatalkan Gol dari Marcus Rashford.

Tetapi the reds merasa bahwa Gol dari Marcus rashford tidaklah sah. Sebab Victor Lindelof telah melanggar Divock origi sebelum marcus Rashford akan membawa Setan merah Memimpin.

“mereka saat ini telah membuat gol yang akan memperlihatkan masalah dalam video assistant referee. Bagiku itu adalah salah satu pelanggaran. Jelas jelasa ada kontak sehingga Pemain Origi terjatuh,”Tandas Klopp dikutip dari Bbc.

Hasil yang imbang saat melawan setan merah telah membuat Liverpool gagal dalam hal mempertahankan Jarak dengan sang pesaing terdekat mereka sekaligus dalam hal juara bertahan Manchester city.

Kekesala yang dialami oleh liverpool terhadap video assistant referee ini hanya bukan karena itu saja. Sadio Mane juga sempat menaklukkan david de gea saat menjelang berakhirnya pada babak yang pertama.

Tetapi video assistant referee  telah membatakan gol karena sang pemain yang berasal dari senegal ini sebelumnya telah menyentuh bola dengan tangannya. ” Untuk hari  ini kami sepertinya sangat kurang beruntung,”Tandas Klopp.

Klun Merseyside ini telah mempunyai 25 poin dari 9 kali pertandingan. Saat ini mereka hanya harus Uggul dengan mengejar 6 poin dari pasukan pep guardiola.

Liverpool juga telah gagal menyamai skor mereka.  telah mendapatkan 17 kemenangan yang beruntun pada liga inggris ini, mereka pastinnya akan menerima capaian itu dan akan menjadi milik teh Citizens yang telah berjaya 18 kali berturut-turut pada saat periode di bulan agustus sampai bulan desember 2017.

“Setidaknya kami telah meraih nilai. Aku kira kami telah layak untuk mendapatkannya walaupun mereka telah tampil dengan kurang maksimal,”tandas Klopp.

 

 

 

Chelsea Semakin Dekat Empat Besar, Lampard Meminta Tim Untuk Tetap Fokus

Chelsea sukses besar mengalakan tim tuan rumah rumah yakni Southampton dengan skor cukup telak yakni 1-4 pada minggu ke delapan kompetisi Liga Premier League 2019-2020, pada hari Minggu 6 October 2019 silam. Hasil kemenangan Chelsea itu sekaligus menegaskan sampai mana kekuatan Chelsea dan juga berhasil mengatarkan Chelsea masuk ke peringkat 5 besar klasemen sementara kompetisi Liga Premier League 2019-2020.

Pelatih Chelsea yakni Frank Lampard merasa kalau para anak asuhan nya sudah berkembang cukup baik di kompetisi Liga Premier League 2019-2020 di bawah asuhan nya tersebut pada sejauh ini. Frank Lampard percaya bahwa kekuatan yang di miliki oleh Chelsea sama sekali tidak boleh di remehkan di antara tim sepak bola top ke enam lain nya.

Sebelum kompetisi musim panas di mulai, Chelsea di perkirakan akan gagal untuk menembus posisi ke empat besar di kompetisi Liga Premier League 2019-2020 nanti. Hal ini di karenakan masalah embargo tranfer pemain dan juga ada sejumlah masalah lain nya, Akan tetapi, yang di perkirakan malah menjadi sebalik nya, Chelsea melaju dengan sangat mengejutkan dari pertandingan ke pertandingan lainnya.

Pelatih Chelsea yakni Frank Lampard percaya bahwa posisi para anak asuh nya yang sekarang ini bukanlah performa permainan yang paling terbaik yang di tunjukkan, akan tetapi setidak nya sekarang ini sudah bisa menjadi model yang sangat berharga. Chelsea akan lebih pecaya diri lagi pada saat sedang bertandingan melawan pertandingan pertandingan yang penting.

“Begitu sangat sulit di bicarakan soal sekspektasi, karena kami tahu bakal ada begitu banyak tantangan dan anda pun tidak selalu menilai di mana letak dan posisi rival-rival anda belada<” Ujar mantan pemain Chelsea sekaligus pelatih Chelsea yakni Frank Lampard kepada sky sports.

“Saya merasa seperti kami seharus nya bisa lebih mendapatkan poin yang lebih banyak karena di performa permainan terbaik kami. Bukan berarti kami tidak beruntung sama sekali, hanya saja berusaha untuk mengkritik diri sendiri, ada pertandingan yang seharus nya di mana kami menangkan namun gagal.

Pulisc Masih Bersabar Untuk Mendapatkan Peran Utama di Chelsea

Gagal untuk mendapatkan posisi di skuat utama Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard tidak membuat pemain muda yakni Christian Pulisic berkecil hati. Christian Pulisic justru malah semakin tentantang untuk bisa lebih membuktikan kualitas permainan nya pada pelatih Chelsea yakni Frank Lampard.

Christian Pulisic saat ini kesulitan untuk mengamankan posisi utama di skuat Chelsea. Christian Pulisic hanya bisa menyaksikan para rekan rekan setim nya bermain dari bangku cadangan yang ada di pinggri lapangan di dalam empat pertandingan terakhir Chelsea di kompetisi Liga Premier League 2019-2020.

“Pelatih Chelsea yakni Frank Lampard meminta saya untuk selalu meningkatkan kinerja kerja saya pada saat sedang latihan. Frank Lampard juga mengatakan kalau saya harus lah bisa bersabar supaya bisa kembali masuk ke skuat utama Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard.

“Saya sudah pernah mengalami kejadian yang seperti ini pada saat saya masih membela klub sepak bola asa Germain yakni Borussia Dortmund. Akan tetapi, saya masih bisa bangkit dan buktikan kualitas permainan saya dan saya berhasil mendapatkan kepercayaan pelatih Borussia Dortmund pada saat itu,” Ujar Christian Pulisic.

“Saya mengerti kalau kejadian tersebut tidak akan mudah terwujud di Chelsea. Akan tetapi saya semakin tertantang dan sekaligus menikmati tantangan tersebut supaya saya bisa menjadi pemain sepak bola yang lebih matang lagi dari pada sebelum sebelum nya,” Christian Pulisic menambahkan

“Saya akan berusaha kembali ke skuat utama Chelsea dan saya sangat percaya diri dengan kemampuan yang saya miliki.” ujar Christian Pulisic

Chelsea mendatangkan Christian Pulisic dari klub sepak bola asal Borusia Dortmund dengan dana sebesar mencapai 58 juta pound sterling. Chelsea sangat berharap banyak kalau Christian Pulisic bisa menjadi pemain pengganti dari Eden Hazard.

Kejadian yang serupa juga pernah di alami oleh Christian Pulisic pada saat sedang memperkuat Borusia Dortmund, Pada saat itu Christian Pulisic tergeser dari skuat utama Borusia Dortmund karena Borusia Dortmund mendatangkan pemain baru yakni Jadon Sancho

Akan tetapi. Christian Pulisic memiliki sebuah tantangan sebagai pemain sepak bola asal Amerika Serikat termahal di dunia.