MU Sudah Terpuruk Di Era Kepergiaan Fergie

Jose Mourinho

Prediksiberhadiah.com – Jurnalis darri media Daily Mail,Rob Draper  mengatakan jika Manchester United yang merupakan klub terbaik di Inggris dengan raihan 20 title Primer Leangue memang sedang dalam bahaya. Ia menerangkan jika apa yang di beritakan oleh media tentang keterpurukan klub saat ini tidak terlalu berlebihan ia justru menilai jika apa yang terjadi kepada United jelas lebih parah dari apa yang di beritakan oleh media selama ini. Ia menambahkan jika semenjak pensiunnya Sir Alex Ferguson dari kursi kepelatihan klub malah menjadi sebuah bencana.

Ya, bertandang ke kandang West Ham United, untuk mengahadapi mereka di lanjutan Priemer Leangue pekan ke-7, MU kembali tumbang dari klub asal London itu. Dari tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani, mereka hanya berhasil menang tiga kali, sekali imbang dan tiga kali lah. Teranyar kekalahan West Ham United dengan skor telak 3-1.

Dari laporan yang beredar jika Manchester United saat ini sedang mengalami perpecahan dimana karena hubungan sang pelatih dengan Paul Pogba yang kabarnya retak. Tidak hanya itu rupanya ada beberapa pemain yang membela kedua kubu sehingga terjadinya perpecahan yang mendalam. Pemain-pemain semacam, Anthony Martial, Erick Bailly besekutu Pogba untuk membuat Mourinho di pecat dari klub. Sementara pemain-pemain semacam, Maurane Fellaini,Nemanja Matic, Ander Herrera hingga Romelu Lukaku membela Mourinho.

Dengan berita yang terus di tersebar jika Mourinho merupakan biang keladi dari kekacauan tersebut, membuat Jurnalis yang juga seorang analisis sepak bola di Dailly Mail, Rob Draper tidak yakin.

”Saya pikir keterpurukan klub saat sudah di alami ketika kepergiaan Fergie. Ketika Moyes, lalu Van Gal mereka sudah mengalami hal itu. Idientitas mereka tidak ada sebagai pemain yang bermain di Manchester United. Lalu mental juara mereka juga tidak konsisten ini memang mengerikan.”

Jose Mourinho Beri Peringatan Kepada Marcus Rasfhord

PREDIKSIBERHADIAH.COM  –  Jose Mourinho mengecam bintang Manchester United Marcus Rashford atas sikapnya setelah bentrokan dengan Young Boys di ajang Liga Champions Eropa.

Sang Striker  karena gagal menyelesaikan pemanasan dengan benar setelah dia digantikan melawan Young Boys karena Mourinho menjadi keras pada pemain yang tidak mengikuti garis kepemimpinannya.

JOSE MOURINHO telah mengayunkan Marcus Rashford atas sikapnya saat dia terus bersikap keras dengan bintang Manchester Unitednya yang gagap.

Mourinho mulai mengerahkan otoritasnya atas para pemainnya menyusul awal buruk mereka untuk musim yang telah melihat mereka jatuh dari kecepatan di Liga Premier dan keluar dari Piala Carabao.

Dan menurut Mail, yang terbaru untuk menimbulkan kemarahannya adalah striker Rashford setelah dia gagal untuk pemanasan dengan benar setelah menang Liga Champions atas Young Boys.

Rashford telah menghasilkan tampilan di bawah-par yang telah diberikan peran awal di Swiss dan disingkirkan pada paruh kedua.

Dikatakan bahwa pemain berusia 20 tahun itu gagal mengikuti instruksi dari staf pelatih setelah pertandingan itu ketika dia diperintahkan untuk menjalani sesi penuh angin.

Itu membuat marah Mourinho, yang kemudian dipahami telah menyeret Rashford dan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak terlalu penting untuk mengabaikan apa yang telah diminta untuk dilakukannya.

Ada kekhawatiran di sekitar Old Trafford tentang sikap pemain depan sejak dia kembali untuk latihan pra-musim.

Rashford telah dipaksa untuk tumbuh dan dewasa dalam sorotan penuh publik sejak muncul di tempat kejadian dengan mode empat musim yang lalu.

Tapi dia juga harus berurusan dengan kembali sebagai semifinalis Piala Dunia ke situasi klub di mana dia tidak dianggap pilihan pertama oleh manajernya.

Dan itulah cara dia mengatasi rasa frustasi yang tampaknya paling memprihatinkan di antara staf pelatih di United.

Mourinho Tak Bawa Valencia Ketika Bertandang Ke Young Boys Mengapa ? Simak Penjelasanya

Antonio Valencia

Prediksiberhadiah.com  –  Kapten Manchester United Antonio Valencia melewatkan pertandingan Liga Champions melawan Young Boys karena kekhawatiran atas lapangan plastik di kandang Young Boys.
Manager Jose Mourinho mengatakan bahwa permukaan sintetis tidak baik untuk pemain dengan masalah lutut berkepanjangan seperti Valencia.

Sang kapten sendiri tidak akan bermain untuk MU karena Mourinho tidak memberikannya kesempatan usai mengetahui rumput lapangan sintetis tidak baik sang pemain dan tidak ingin mengambil resiko akan hal itu. Dan alasannya? Itu karena permainan akan dimainkan di permukaan sintetis di Bern.Berbicara di Stade de Suisse menjelang pertandingan, Mourinho mengatakan.

“Kami memutuskan untuk tidak memainkan Antonio Valencia karena lututnya bukan lutut yang membutuhkan lapangan buatan sama sekali.’’

“Jadi kami membawa Luke Shaw kembali ke skuad dan ke tim.
“Aku sudah bilang Luke Shaw main besok dan selain dia kita punya Diogo, Ashley Young dan Darmian siap main.”

Valencia telah bermain dalam tiga pertandingan terakhir United di Liga Premier, tetapi kompetisi Eropa membawa kekhawatiran bagi staf medis klub. Pemain berusia 33 tahun itu hanya bermain di salah satu dari tiga pertandingan tandang Liga Champions musim lalu, untuk melindungi masalah lutut lama.

Jika Jadi Ke MU, Zidane Akan Datangkan Toni Kross

Gelandang Real Madrid & Timnas Jerman Toni Kross Di Nilai Oleh Andrea Pirlo Sebagai Geladang Terbaik Dunia Saat Ini.

Prediksiberhadiah.com  – Klub asal Inggris, Manchester United memang sedang menjadi pemberitaan bagi banyak media media Inggris, usai muncul kabar yang menyebutkan jika pelatih mereka Jose Mourinho akan segera di pecat sebelum akhir musim nanti.

Mourinho memang menjadi incaran banyak media yang terus memberitakan tentang hal buruk yang membuat klub Setan Merah mengalami penurunan performa yang cukup siiginifikan. Kekalahan melawan Totenham Hots Spurs menjadi salah satu bukti jika The Special One di kabarkan sudah tidak memiliki magis untuk membawa klubnya sukses di musim ketiganya.

Nah, isu kepergiaan Mourinho merebak begitu saja, sekarang muncul kabar terbaru jika MU sudah menujuk Zinedine Zidane untuk meduduki kursi kepelatihan klub jika Mourinho nanti keluar dari pintu Old Traford.

Zidane sendiri merupakan mantan pelatih Real Madrid yang memberikan kesuksesan yang begitu instant. Tiga Trofi Liga Champions dalam kurun waktu 2,5 musim menjadi bukti jika pelatih asal Prancis ini memang begitu menggoda bagi klub klub top eropa salah satunya MU.

Namun kabarnya Zidane  ingin meminta beberapa pemain yang akan di datangkannya untuk memasukan sang pemain tersebut dalam skema permainnya di United. Ia sendiri sudah menyusun para pemain yang akan di datangkan ke Manchester.

Dari sekiaan namanya yang masuk dalam daftar belanjanya di MU, ada nama mantan sosok anak buahnya di Real Madrid. Pemain tersebut adalah Toni Kross, Gelandang asal Jerman ini di yakini merupakan kunci sukses permainan Real Madrid ketika berhasil mempertahankan Liga Champions Eropa beruntun sebanyak tiga musim.

Porsi Yang Di Dapatkan Pogba Di MU Terlalu Berlebihan

(Refrensi Pihak Ketiga)

Prediksiberhadiah.com  –  Kritikan dan tuntutan yang di berikan untuk gelandang Manchester United Paul Pogba mendapatkan komentar dari legenda timnas Prancis, Claudio Makelele. Ia menilai jika apa yang di harapkan kepada Pogba terlalu besar mengingat tak mungkin sang pemain bisa memberikan penampilan 100 % setiap pekan di Primer Leangue.

Pogba sendiri menjadi pemain yang selalu mendapatkan kritikan oleh banyak media terutama di Inggris, penampilannya bersama Manchester United sebagai klubnya seperti panas panas taik ayam alias tak konsisten. Tidak hanya musim ini saja ia mendapatkan kritikan tajam, semenjak bergabung dengan MU, dengan bandrol 89 juta pooundsterling ia sudah meerasakan kritikan di Inggris.

Padahal jika di lihat pada musim kemarin, ia berhasil membawa negaranya Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dimana ia mendapatkan banyak penghormatan yang luar biasa dari publik Prancis usai ia tampil fenomenal di Russia.

Rupanya kritikan yang di berikan publik Inggris membuat Makelele ingin berkomentar untuk sang pemain dimana hal tersebut tak sebanding dengan tugas yang di berikan di klub.

”Ini sangat sederhana, jika anda memutar video bagaimana Pogba bermain untuk Prancis di Piala Dunia 2018, ia bukan menjadi seorang pemain yang menopang semua pemain namun ia bermain dengan pemain pemain yang bisa bermain dengan kecepatan, dan ketika ia mendapatkan cela ia akan mengirimkan assist kepada rekannya. Jika bermain bersama United, semua pemain akan mengarahkan bola kepada Paul dan meminta Paul untuk membawa bola mencari celah, dan memberikan assist bahkan melewati beberapa pemain hingga mencetak gol. Saya rasa porsi yang di berikan untuk  Pogba terlalu banyak di United.”

Zidane Telah Siapkan Daftar Belanja Untuk Manchester United ?

(Refrensi Pihak Ketiga)

Prediksihberhadiah.com  –  Mantan pelatih Real Madrid,Zinedine Zidane dikabarkan sudah menyiapkan susunan para pemain yang akan di datangkannya ke Manchester United musim ini. Dimana yang ia terus di rumourkan akan mengganti sosok Jose Mourinho musim depan.

Zidane sendiri memang santer di gosipkan akan menggentikan sosok Mourinho di MU, karena pelatih berpaspor Portugal itu sedang mengalami musim yang begitu sulit. Hal tersebut mau tidak mau menjadi sebuah sikap yang harus segera di atasi oleh management klub mengingat mereka sudah menghabiskan kucuran dana yang tak begitu besar untuk mendatangkan banyak pemain pada era Mourinho.

United sendiri musim 2018-2019 tidak menjalani start yang bagus, dari empat pertandingan yang sudah di jalani mereka dua kali takluk oleh Brighton dan Totenham. Dan hal tersebut menjadi bummerang bagi Mourinho selaku manager United, tidak hanya itu hubungannya dengan para petinggi klub dan beberapa pemain memang menjadi topik yang begitu hangat untuk terus di perbicangkan.

Pelatih asal Prancis sendiri memang sedang mempersiapkan diri untuk menangani klub kembali, pasalnya musim lalu ia sudah memutuskan mundur dari jabatan kursi kepelatihan Madrid dimana ia berhasil menghantarkan Loss Blanccos mempertahankan Liga Champions Eropa untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Tapi menurut laporan lain, jika management United akan kembali mempertahankan Mourinho karena yang bersangkutan berhasil memberikan kemenangan kontra Burnley akhir pekan lalu hingga sumber klub mengatakan jika mantan Entrenador Real Madrid itu akan bertahan dengan klub setidaknya hingga kontraknya berakhir musim 2021.

Jika Mourinho ingin bertahan ia harus membawa MU setidaknya bersaing dengan klub klub seperti Liverpool, Manchester City dan Chelsea untuk demi mengamankan masa depannya.

Mourinho Salah Memainkan Formasi Lawan Spurs

Prediksiberhadiah.com – Pertandingan antara Manchester United vs Totenham memang menyajikan sebuah misteri tersendiri khusus bagi fans Setan Merah. Pada pertandingan yan digelar di Old Traford, Paul Pogba dan kawan kawan harus menyerah dengan skor 0-3 tanpa balas. Hasil tersebut jelas membuat hantaman badai negative menghampiri para skuat, management dan yang terburuk adalah Jose Mourinho.

Ya Mourinho di gadang gadang akan semakin terpukul jika harus kalah pada laga kontra Totenham dimana sebelum pertandingan melawan Spurs mereka juga di kalahkan oleh Brighton dengan skor 3-2.

Dari kedua pertandingan terakhir United jelas yang di sorot adalah lini belakang United dimana sepanjang laga para pemain bertahan tidak bermain maksimal hingga membuat Harry Kane dan Lucas Moura berhasil leluasa mencetak gol ke gawang De Gea.

Pada pertandingan tersebut Mourinho memainkan formasi 4-3-3 dimana ia memainkan Pogba sebagai winger kiri sementara memainkan dua gelandang bertahan dimana Fred di geser lebih kedepan.

Dari formasi tersebut bisa di tebak jika Mourinho mencoba mendominasi di lini tengah dan ingin memberikan tekanan padahal MU sendiri bukan tim yang kuat kreatif dilini tengah dan lebih cendrung bermain lewat sayap.

Parahnya lagi Sanchez bahkan harus bermain di bangku cadangan ketika klub sudah tertinggal dua gol di babak kedua.

MU TaK AKan Lepaskan Pogba

Prediksiberhadiah.com – Klub asal EPL, Manchester United sudah mengambil ancang ancang  untuk tidak membiarkan ikon klub mereka Paul Pogba keluar dari Old Traford musim ini maupun musim depan. Sumber yang dekat dari klub mengatakan jika rumour kepergiaan Pogba hanya di buat buat oleh beberapa orang  yang tidak bertanggung jawab akan hal itu.

Melihat Pogba yang di beritakan akan meninggalkan klub membuat MU langsung menolak untuk melepas pemain asal Prancis, dalam sumber tersebut juga menyebutkan jika kemampuaan Pogba sangat di butuhkan oleh United, dimana sudah tidak akan tersisa pemain yang memiliki kualitas yang sama dengan Pogba melihat pasar transfer yang begitu mahal.

Pogba sendiri memang dikabarkan sudah tidak ingin berseragam Setan Merah mengingat ia memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan manager Jose Mourinho. Dengan demikiaan ia sudah tidak memiliki pilihan lain dari pada terus tidak bahagia bersama klub masa kecilnya ini.

Efek Kehadiran Jose Mourinho memang menjadi sebuah domino dimana banyak pemain yang tidak memiliki hubungan personal yang baik, dari mulai Real Madrid, Chelsea dan hingga sekarang MU.Di Madrid sendiri ia bahkan bersiteru dengan hampir empat pemain Madrid di antaranya Iker Cassillas, Pepe, Sergio Ramos hingga Cristiano Ronaldo. Di Chelsea tak jauh berbeda ia juga tidak memiliki hubungan yang bagus seperti Eden Hazard, Dieogo Costa dan Cece Fabregas.

Menarik memang melihat bagaiman Mourinho menjadi seorang pelatih yang sering di cap sebagai The Special One, The Only One? The Happy One? atau bahkan Bas Relastionship Withe Player ?

MU Langsung Bergegas Dekati Godin Sebelum Bursa Transfer Di Tutup

Prediksiberhadiah.com – Manchester United  mungkin sudah sangat frustasi dengan mereka terus gagal mendapatkan pemain incaran mereka, hampir ada empat pemain sudah diberitakan akan berkostum Setan Merah.

Jose Mourinho memang sedang menjadi sosok pemain bertahan yang bagus untuk mengawal lini pertahanan MU musim ini dimana mereka akan mengaurungi musim yang terbilang sulit karena para rival sudah memperkuat tim mereka musim ini dengan mendatangkan pemain pemain bintang dengan bandrol selangit.

Yerry Mina, Harry Maguire hingga Toby Alderwiereld sudah masuk dalam daftar pemain yang akan di datangkan Jose Mourinho,namun ntah management MU yang memang sengaja mengulur waktu untuk mencoba pemain dengan harga yang tidak semahal tiga pemain tersebut atau memang tidak ingin menuruti permintaan Jose Mourinho mengingat mereka masih memiliki lima pemain bertahan di posisi bek.

Alderwireld contohnya merupakan pemain yang sangat di idamkan oleh Mourinho dimana sang pemain tampil begitu baik di ajang Piala Dunia 2018 bersama timnas Belgia. Sayang klub pemain yaitu Totenham tak mau melepas pemain andalannya dengan begitu saja, apalagi mereka sebenarnya terancam kehilangan pemain berusia 29 tahun musim depan.

Spurs meminta bandrol mencapai 60 juta pounds bagi klub yang mengginkan Toby,sedangkan kubu MU merasa di permainkan dalam transfer ini, mengingat mereka sudah memiliki waktu yang tipis untuk mendatangkan para pemain pertahan dimana bursa transfer akan tutup pada Kamis malam ini.

Dengan gagalnya mereka mendatangkan  Alderwiereld membuat petinggi MU langsung mendekati bek milik Atletico Diego Godin, meski sudah berusia 32 tahun Godin dinilai masih memiliki kualitas yang belum menurun dan pengalaman dan mentalitas pemain asal Uruguay akan sangat di butuhkan oleh Jose Mourinho.

Matteo Darmian Ungkapkan Alasannya Ingin Tinggalkan MU

Matteo Darmian ingin meninggalkan Manchester United bahkan jika Antonio Valencia dan Diogo Dalot dikesampingkan untuk awal musim.

Darmian kapten United melawan AC Milan pada hari Rabu dengan Valencia dan Dalot, yang bergabung dengan klub pada bulan Juni, keduanya absen karena cedera.

Manajer Jose Mourinho mengatakan Valencia akan melewatkan awal musim dengan cedera betis dan telah membuat Dalot absen hingga September saat ia pulih dari masalah lutut.

Itu akan menciptakan pembukaan untuk Darmian, tetapi pelatih asal Italia itu mengatakan dia telah meninggalkan harapan untuk menjadi pemain reguler di bawah Mourinho dan bertekad untuk pergi.

“Saya tidak berpikir cedera Antonio adalah cedera besar. Saya tidak tahu berapa lama dia harus keluar, tetapi saat ini dia adalah kapten, dia pilihan pertama,” kata Darmian.

“Saya ingin bermain lebih teratur. Musim lalu, saya tidak bermain banyak – itulah tujuan saya dan ambisi saya. Itulah mengapa saya berbicara dengan manajer dan juga dengan klub tentang masa depan saya.”

“Aku ingin pergi tetapi kita akan melihat apa yang terjadi karena kita tidak tahu.”

Mourinho mengatakan pada akhir musim lalu bahwa Darmian ada dalam rencananya untuk kampanye baru, tetapi setelah pembicaraan, manajer dengan enggan menyetujui bek kanan dapat pergi selama klub menerima tawaran yang tepat.

Sumber-sumber mengatakan kepada ESPN FC bahwa Juventus dan Inter Milan sama-sama telah mendaftarkan minat mereka tetapi belum memiliki proposal yang dapat diterima.

Ketika ditanya apakah kembalinya ke Serie A adalah pilihan pertamanya, Darmian mengatakan: “Ini pilihan. Ya, mungkin.”

Dia menambahkan: “Kami akan melihat apa yang terjadi. Jujur, saya menunggu. Jika saya tetap, saya tetap dan saya melakukan apa yang saya lakukan sampai sekarang. Jika saya pergi, itu karena tawaran yang dibuat tim lain akan baik.

“Bermain untuk klub terbaik mungkin di dunia adalah hal yang baik, dan bagi saya, ini adalah kehormatan untuk bermain di sini dan bermain untuk Manchester United. Tetapi kami harus mengambil keputusan dalam hidup kami dan ini adalah keputusan saya.”

Darmian, yang memiliki satu tahun tersisa di kontraknya dan opsi untuk 12 bulan lagi, tiba dalam transfer 12,7 juta poundsterling dari Torino pada 2015. Dia telah membuat 85 penampilan tetapi dibatasi hanya untuk lima Premier League musim lalu.

Jendela transfer Premier League akan ditutup pada 9 Agustus tetapi klub-klub Italia dapat mendatangkan pemain hingga 17 Agustus, sehari sebelum musim mereka dimulai.

Darmian diberi ban kapten melawan klub masa kecil Milan pada hari Rabu – pertama kalinya dia menjadi kapten United.

“Ini adalah kehormatan bagi saya dan saya sangat senang,” katanya setelah kemenangan adu penalti di StubHub Center. “Itu mungkin karena kami bermain melawan tim lama saya. Kami bermain bagus dan kami harus tetap bekerja untuk siap pada awal musim.”